IRISAN
KERUCUT
I.
PARABOLA
PENDAHULUAN
A. KOMPETENSI
KOMPETENSI
INTI
1.
Menghayati dan mengamalkan
ajaran agama yang dianutnya
2.
Menghayati dan mengamalkan
perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama,
toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai
bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia.
3.
Memahami, menerapkan,
menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa
ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah
4.
Mengolah, menalar, dan
menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
KOMPETENSI DASAR
1.1
Menghargai dan menghayati ajaran agama
yang dianutnya
2.1 Melatih
diri konsisten, rasa ingin tahu, bersifat
kritis, jujur serta responsif dalam memecahkan masalah matematika, bidang ilmu
lain, dan masalah nyata kehidupan
2.2 Menunjukan
kemampuan berkolaborasi, percaya diri,
tangguh, kemampuan bekerja sama dan
bersikap realistis serta proaktif dalam memecahkan dan menafsirkan penyelesaian
masalah
3.3 Menganalisis konsep sifat- sifat irisan kerucut (parabola,
hiperbola, dan ellips) dan menerapkannya dalam pembuktian dan menyelesaikan
masalah matematika
Pertemuan
1:
·
Menganalisis konsep sifat-sifat parabola
·
Menerapkan pembuktian rumus parabola
dalam menyelesaikan masalah
3.4 Mendeskripsikan hubungan garis direktis, titik fokus dan
titik-titik pada kurva parabola, hiperbola, dan ellips dan menerapkannya dalam
pemecahan masalah.
Pertemuan
1:
·
Mendeskripsikan
hubungan garis direktis, titik fokus dan titik-titik pada kurva parabola
·
Menerapkan hubungan garis direktis, titik fokus dan
titik-titik pada kurva parabola dalam pemecahan masalah
Pertemuan
4
·
Mendeskripsikan
hubungan garis direktis, titik fokus dan titik-titik pada kurva parabola
·
Menerapkan hubungan garis direktis, titik fokus dan
titik-titik pada kurva parabola dalam pemecahan masalah
3.5 Menganalisis data terkait unsur-unsur parabola, hiperbola dan
ellips untuk menggambar kurva dan mengidentifikasi sifat-sifatnya.
Pertemuan
2
·
Menganalisis data
terkait unsur-unsur parabola (pusat O),
sehingga dapat ditentukan unsur-unsurnya jika persamaannya diberikan
·
Meggambar kurva
parabola
·
Mengidentifikasi
sifat-sifat parabola
Pertemuan
3
· Menganalisis
data terkait unsur-unsur parabola dengan pusat P
· Menggambar
kurva parabola jika diberi persamaan parabolanya diberikan
Pertemuan
5
· Menganalisis
data terkait unsur-unsur parabola dengan pusat P
· Menggambar
kurva parabola jika diberi persamaan parabolanya diberikan
Pertemuan
6
· Menganalisis
data terkait unsur-unsur parabola dengan pusat (0,0) dan pusat (h,k)
· Menggambar
kurva parabola jika diberi persamaan parabolanya diberikan
4.3
Mengolah data dan
menganalisis model matematika dengan melakukan manipulasi aljabar berupa untuk
menyelesaikan masalah nyata yang berkaitan dengan persamaan parabola atau
hiperbola atau ellips.
Pertemuan
5
·
Mengolah data dari
model matematika dengan memanipulasi aljabar berupa menyelesaikan masalah nyata
yang berkaitan dengan persamaan parabola
·
Menganalisis model
matematika dengan memanipulasi aljabar berupa menyelesaikan masalah nyata yang
berkaitan dengan persamaan parabola
Pertemuan
6
·
Mengolah data dari
model matematika dengan memanipulasi aljabar berupa menyelesaikan masalah nyata
yang berkaitan dengan persamaan parabola
·
Menganalisis model
matematika dengan memanipulasi aljabar berupa menyelesaikan masalah nyata yang
berkaitan dengan persamaan parabola
·
Menyelesaikan masalah
yang berkaitan dengan persamaan dan sketsa grafik parabola
Pertemuan
7
UH 2
B.
DESKRIPSI
Dalam
modul ini dijelaskan manfaat dan langkah-langkah mempelajari parabola
C. PRASYARAT
Kemampuan
awal yang diperlukan untuk mempelajari materi ini adalah operasi aljabar dan
koordinat Cartesius dan telah dipelajari oleh siswa ketika di SMP.
D. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL
Langkah-langkah kegiatan pembelajaran (5M):
1).
Membaca dan mencermati mengenai pengetian dan
sifat-sifat, garis direktris dan titik fokus, persamaan parabola, ellips,
dan hiperbola, dan penerapannya pada masalah nyata
dari berbagai sumber belajar (Mengamati)
2). Membuat
pertanyaan mengenai pengetian dan sifat-sifat, garis
direktris dan titik fokus, persamaan parabola, ellips, dan hiperbola, dan penerapannya pada masalah
nyata (Menanya)
3). Menentukan unsu-unsur yang
terdapat pada pengetian dan sifat-sifat, garis direktris dan titik fokus,
persamaan parabola, ellips, dan
hiperbola, dan penerapannya pada
masalah nyata (Mengeksplorasi)
4). Menganalisis dan membuat kategori
dari unsur-unsur yang terdapat pada pengetian dan sifat-sifat, garis direktris
dan titik fokus, persamaan parabola, ellips, dan hiperbola, dan penerapannya
pada masalah nyata.
Menghubungkan
unsur-unsur yang sudah dikategorikan sehingga dapat dibuat kesimpulan mengenai
pengetian dan sifat-sifat, garis direktris dan titik fokus, persamaan parabola,
ellips, dan hiperbola, dan penerapannya pada masalah nyata.
(Mengasosiasi)
5). Menyampaikan pengetian dan
sifat-sifat, garis direktris dan titik fokus,
persamaan parabola, ellips, dan
hiperbola, dan penerapannya pada
masalah nyata dengan lisan, tulisan, dan bagan
(Mengomunikasi)
E. TUJUAN AKHIR
Setelah
mempelajari kegiatan belajar pada modul
ini diharapkan:
1. Siswa
mampu bekerja sama dalam menyelesaikan masalah matematika terkait parabola
2. Siswa
memiliki sikap percaya diri yang tampak dalam menyampaikan ide-ide dan
jawabannya terkait permasalahan parabola
yang sedang dibahas
3. Siswa
menunjukkan rasa ingin tahu yang tampak dari keinginan bertanya dan dari
keseriusan dalam mempelajari materi parabola
4. Siswa
dapat menerapkan konsep irisan kerucut untuk menyelesaikan masalah dalam
kehidupan seharihari.
RANGKUMAN
MATERI
1. Definisi
Irisan Kerucut
Irisan kerucut adalah
sebuah bangun datar yang diperoleh dengan cara memotong kerucut lingkaran tegak
berselimut ganda menurut aturan tertentu.
2. Macam
– Macam Irisan Kerucut
Berdasarkan letak
bidang datar yang mengirisnya, maka irisan kerucut dapat berupa titik, garis,
segitiga, lingkaran, parabola, elips, dan hiperbola.
Ø
Jika
bidang yang mengiris tegak lurus sumbu simetri kerucut, tetapi tidak melalui
puncak, maka irisan yang terbentuk berupa lingkaran.
Ø
Jika
bidang yang mengiris tidak melalui puncak, tidak memotong lingkaran alas, tidak
sejajar sumbu simetri maupun garis pelukis kerucut, maka irisan yang terbentuk
berupa elips.
Ø
Jika
bidang yang mengiris sejajar garis pelukis kerucut, maka irisan yang terbentuk
berupa parabola.
Ø
Jika
bidang yang mengiris tidak melalui puncak, memotong lingkaran alas, dan tidak
sejajar sumbu simetri maupun garis pelukis kerucut maka irisannya berbentuk hiperbola
Tidak ada komentar:
Posting Komentar